BPBD Sumbar Launching Bimtek Jitu Pasna Diikuti Ratusan Peserta

 

Desrio Putra lakukan pemasangan Rompi kepada peserta Bimtek

Batusangkar, Cakrwalasumbar.com, -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna) angkatan ke-4 2021 di Hotel Emersia Batusangkar (13/9/) dan secara resmi dibuka oleh Kabid Rehap Rekon Suryadi Efiyondri.

Bimtek selama Empat hari (13-16/9) tersebut, turut dihadiri anggota DPRD Sumbar dari Komisi lV, Desrio Putra, Pusdiklat BNPB Pusat, serta ratusan peserta yang tergabung relawan penanggulangan bencana daerah terdiri dari 93 utusan kelurahan di Kota Padang dan 18 Orang jurnalis Sumbar.

Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumbar Suryadi Efiyondri   dalam sambutan menyampaikan, Sumbar harus menerima dengan keadaan, karena setiap daerah di Sumatera Barat merupakan daerah yang termasuk rawan bencana. Pelatihan digelar untuk meningkatkan kapasitas Relawan dalam rangka mengurangi resiko bencana terjadi.

"Sumbar harus siap dengan ancaman kemungkinan bencana yang akan terjadi. Namun kita tidak boleh pasrah akan hal itu”, ungkap Suryadi.

“Kita harus selalu siap untuk menghadapi bencana, maka dari itu kita akan terus melakukan pelatihan dan mitigasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Bimtek memberikan pembelajaran untuk mengkaji pemulihan Pascabencana dalam kerangka Manajemen Penanggulangan Bencana.

Dikatakan, pelatihan digelar untuk meningkatkan Kapasitas relawan dalam rangka mengurangi resiko bencana terjadi.

“Tujuan adalah memberikan gambaran dalam hitung cepat baik dalam kerusakan, kerugian akibat pasca bencana, dengan samakan persepsi pengkajian pasca bencana”,  lanjut Suryadi.

Sementara Anggota DPRD Sumbar dari Komisi IV Desrio Putra  menghimbau kepada peserta pelatihan untuk bersungguh- sungguh dan harus serius mengikuti materi yang diberi kan oleh instruktur. 

“Karena pelatihan materi yang diberikan sangatlah penting untuk para relawan dalam menghadapi ancaman bencana,” ujarnya.

Terakhir Desrio juga menyemangati para relawan muda yang hadir untuk bisa benar-benar mengerti dan bertanggung jawab terhadap pelatihan. (**)

Posting Komentar

0 Komentar